Waspada Modus Penipuan Bermodal KTP Palsu
Fazar.news
Robi CahyadiSekdes Ilir, Tarsa ketika menerima petugas Bank BRI KCP Patrol untuk mengonfirmasikan alamat Eti Nurhayati.*
INDRAMAYU-Dugaan praktik penipuan yang dilakukan Eti Nurhayati (EN) dengan bermodalkan KTP yang diduga palsu terhadap Sug, diklaim mendekati kebenaran.
Pasalnya, ET yang mengaku sebagai warga Blok Karang Baru RT. 04/07 Desa Ilir Kecamatan Kandanghaur, sesuai yang tertera dalam KTP ternyata tidak dikenal warga dan juga tidak tercatat sebagai warga desa setempat.
Permasalahan tersebut diketahui, ketika Kantor Desa Ilir kedatangan dua orang petugas Bank BRI KCP Patrol, An dan Na, guna menelusuri kebaradaan EN yang tercatat sebagai warga Desa Ilir sesuai data nasabah pemilik tabungan Simpedes Bank BRI KCP Patrol.
Dimana sebelumnya Sug melaporkan EN atas dugaan penipuan terhadapnya kepada Kantor Bank BRI Pusat, senilai Rp 500 ribu, melalui transfer ATM ke nomor rekening tabungan Simpedes BRI KCP Patrol atas nama EN.
"Kedatangan kedua petugas Bank BRI KCP Patrol untuk menanyakan EN yang tercatat pada data pemilik rekening sesuai foto copy KTP terlampir beralamat di Blok Karang Baru Desa Ilir," ujar Sekdes Ilir, Tarsa didampingi Kasun Karang Baru, Tasdik, di ruang kerjanya, Selasa (9/5).
Tarsa juga mengatakan, setelah dilakukan pengecekan data berikut keterangan yang dihimpun dari Ketua RT setempat ternyata EN tidak didapati sesuai alamat yang dimaksud dan diduga alamatnya palsu berikut KTP yang dimiliki EN keabsahannya pun diragukan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan lebih teliti sebelum melakukan transaksi dalam bentuk apapun tanpa mengenal lebih jelas terhadap orang tersebut sehingga peristiwa serupa tidak terulang," tegasnya.
Sementara, baik An dan juga Na, selaku petugas bermaksud mengonfirmasikan kepada EN atas apa yang dilaporkan Sug tentang transaksi pengiriman uang senilai Rp 500 ribu kepada rekening tabungan EN yang tercatat sebagai nasabah Bank BRI KCP Patrol.
"Kami sudah mendatangi alamat tersebut ternyata yang bersangkutan tidak dikenal oleh masyarakat di lingkungan tersebut ataupun Pemerintah Desa Ilir dan itu yang akan kami laporkan kepada pimpinan," terangnya. (Robi Cahyadi)
Tags: Modus, Penipuan, KTP, Palsu,Kandanghaur, Indramayu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar